Simpan dengan Cara Ini agar Awet Agar Whiskas Tetap Bagus Untuk Kucing Anda

Whiskas bagus untuk kucing, pernyataan ini memang benar adanya. Tapi, meski makanan tersebut bagus, bila Anda tidak menyimpannya dengan cara yang benar, tetap saja nantinya menjadi buruk bagi kucing Anda. Lalu, sebenarnya bagaimana cara menyimpan makanan kucing ini yang benar agar awet dan tidak cepat rusak? Cobalah gunakan tips berikut ini!

1. Simpan Makanan Kering dalam Toples Kedap Udara

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyimpan makanan kering kucing dalam wadah atau toples yang kedap udara. Menyimpan dalam wadah kedap udara bisa mencegah masuknya bakteri yang bisa mencemari makanan kucing Anda dan membuatnya lebih cepat rusak.

Selain itu, sebaiknya Anda juga menyimpannya dengan bungkusnya. Bungkus makanan kering ini bisa mencegah makanan kucing berbau tengik karena wadah yang jarang dibuka. Ditambah bila sewaktu-waktu ada masalah dengan makananya, Anda juga bisa mengecek informasi yang tersedia di kemasan makanan tersebut. Benar, kan?

2. Jangan Mencampur Makanan Lama dan Makanan Baru

Selanjutnya, Anda tidak boleh mencampur antara makanan yang lama dan makanan yang baru. Jangan pernah lakukan ini meskipun makanan kucing yang lama hanya tinggal sedikit. Makanan yang lama ditakutkan telah tercemar jamur dan bakteri yang bisa mengkontaminasi makanan yang baru.

Untuk itu, sebaiknya pisahkan atau buang saja makanan lama yang tinggal sedikit. Lagipula, ditakutkan makanan yang lama tersebut telah memasuki tanggal kadaluarsanya. Anda tak mau, kan terjadi apa-apa pada kucing Anda?

3. Simpan Makanan Basah dalam Frezer

Bila makanan kering untuk kucing tadi disimpan dalam wadah kedap udara bersama dengan bungkusnya, maka untuk makanan basah perlakuannya. Anda harus menyimpan makanan basah ini dalam toples atau wadah tertutup lainnya dan masukkan ke dalam freezer. Ini berguna untuk mencegah penyebaran jamur yang lebih cepat pada makanan basah kucing.

Menyimpannya dengan cara ini akan membuat makanan kucing Anda bertahan lebih lama setelah dibuka. Paling tidak selama 5 hari. Makanan basah yang disimpan dalam freezer juga akan terjaga kandungan nutrisinya, ya! Bila Anda hendak memberikannya ke kucing Anda lagi, sebaiknya diamkan dulu beberapa saat di suhu ruangan, ya!

4. Ingat Elemen yang Merusak Makanan

Anda harus ingat, ada tiga elemen utama yang bisa menyebabkan makanan cepat rusak. Pertama adalah udara. Udara, mampu menyebabkan makanan, terlebih makanan yang awalnya renyah menjadi melempem. Untuk elemen kedua yang harus Anda perhatikan adalah kelembapan.

Kelembapan berperan sangat penting untuk menjaga kebersihan makanan. Makanan yang disimpan dalam tempat lembap akan lebih mudah berjamur. Pastinya pula cepat rusak. Nah, untuk mengatasi masalah pertama dan kedua ini, Anda hanya perlu menyimpannya dalam wadah yang tertutup rapat dan tempatkan wadah tersebut di tempat yang kering.

Sedangkan untuk masalah ketiga, Anda harus pintar memilih tempat penyimpanan tempat makannya. Jangan letakkan wadah makanan dalam area yang terbuka dan memiliki suhu yang mudah naik tanpa kendali atau terekpos matahari. Jadi, sebaiknya Anda menyimpannya di tempat yang kering seperti halnya dapur atau di dalam lemari penyimpanan di dapur.

Makanan yang bagus untuk kucing adalah makanan yang mengandung nutrisi yang diperlukan mereka, seperti Whiskas contohnya. Whiskas, tersedia dalam dua bentuk yakni makanan basah dan makanan kering. Whiskas kering bagus untuk kucing dewasa, sedangkan Whiskas basah bisa digunakan untuk yang dewasa maupun yang masih bayi.

News Reporter