Cara Menyembelih Kambing Qurban yang Sesuai dengan Syariat

Idul Adha sebentar lagi akan tiba, bagi Anda yang telah memiliki kemampuan bisa segera menyiapkan hewan yang akan disembelih sebagai hewan qurban. Anda bisa memilih kambing qurban atau pun sapi qurban sesuai dengan kemampuan Anda dan telah sesuai dengan syarat sah hewan qurban. Anda juga perlu mengetahui cara penyembelih yang sesuai dengan syariat.

  1. Orang yang Menyembelih

Anda yang melakukan qurban sangat diutamakan menjadi orang yang langsung menyembelih hewan qurban Anda sendiri. Jika Anda tidak mampu maka boleh diwakilkan tetapi orang yang mewakili Anda tidak boleh diberikan upah apa pun. Hal ini dipaparkan secara jelas oleh Ali bin Abi Thalib RA, bahwasanya beliau pernah diperintahkan mengurus kurban dan membagikannya.

Lalu beliau diperintahkan untuk tidak memberikan sesuatu apapun kepada orang yang menyembelih hewan qurban sebagai upah. Rasulullah mengatakan: “Kami yang akan memberinya dari apa yang ada pada kami.” (Mutafaqun ‘alaihi).”

  1. Pisau yang Digunakan

Dalam melakukan penyembelihan hewan maka Anda disyariatkan untuk menggunakan pisau yang tajam. Tujuannya agar hewan yang disembelih bisa lekas mati dan tidak merasakan kesakitan saat disembelih. Anda dilarang untuk mengasah pisau di depan hewan yang akan disembelih.

Larangan ini tertera di dalam hadis dari Ibnu Umar RA yang bunyinya mengatakan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan untuk mengasah pisau, tanpa memperlihatkannya kepada hewan. (HR. Ahmad, Ibnu Majah ).

Cara Menyembelih Kambing Qurban

  1. Posisi Hewan yang akan Disembelih

Posisi hewan yang akan disembelih harus dalam keadaan diikat dan kemudian direbahkan di atas lambung sebelah kiri. Hewan kemudian diarahkan untuk menghadap kiblat. Kemudian kaki Anda yang akan menyembelih di letakkan di dekat leher hewan qurban. Aturan ini tertulis dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

  1. Membaca Basmallah

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim mengatakan setelah meletakkan kaki di leher hewan qurban lalu bacalah basmallah. Begitu selesai membacakan basmallah dilanjutkan dengan membacakan takbir oleh orang yang menyembelih.

Kemudian boleh membaca doa yang artinya dengan nama Allah dan Allah itu Maha Besar. (H.R. Muslim). Anda yang menyembelih disunahkan pula untuk menyebutkan nama orang yang menjadi tujuan hewan qurban tersebut.

  1. Proses Penyembelihan

Anda harus menyembelih hewan qurban dengan cepat yang tujuannya untuk dapat  meringankan kesakitan yang diderita hewan qurban. Kondisi yang paling baik dari penyembelihan hewan qurban adalah terputusnya tenggorokan, dua urat leher, dan kerongkongan dan dinyatakan halal untuk dimakan.

Jika yang terputus hanya salah satu urat leher, tenggorokan, dan kerongkongan maka hewan qurban masih dinyatakan halal untuk dimakan. Masih tetap halal dimakan jika yang terputus hanya tenggorokan dan kerongkongan. Menurut sebagian ulama kaki hewan qurban dapat dibiarkan saja bergerak agar hewan qurban tersebut lebih cepat mati.

Anda tidak boleh mematahkan leher hewan qurban dan mengulitinya juga memasukkannya ke dalam air panas sebelum hewan qurban telah dinyatakan mati. Jika Anda melakukannya di saat hewan qurban belum benar-benar mati maka perbuatan Anda akan sangat dibenci oleh Allah karena menyakiti hewan qurban tersebut.

Cara penyembelihan yang sesuai syariat ini tidak hanya berlaku pada kambing qurban tetapi juga pada sapi qurban dan hewan qurban lainnya. Anda yang akan berqurban dapat mempelajarinya terlebih dahulu sehingga bisa melakukannya sendiri tanpa diwakili oleh orang lain. Pilihlah hewan qurban yang sehat dan harganya paling mahal sesuai kemampuan Anda.

News Reporter
shares